
Mutiaramuslimah.com – Mengawali semester genap dengan semangat baru, santriwati Mulazamah Mutiara Muslimah mengadakan kegiatan rihlah berenang pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di kolam renang khusus perempuan Kampoeng Kaliboto Waterboom, Mojogedang, Karanganyar.
Selain bertujuan untuk menyegarkan pikiran (refreshing) di sela rutinitas belajar, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengamalkan sunnah Rasulullah ﷺ terkait olahraga ketangkasan. Pemilihan lokasi di Kampoeng Kaliboto didasarkan pada kualitas airnya yang jernih, suhu air yang nyaman, serta yang paling utama adalah terjaminnya privasi karena tidak adanya ikhtilat (percampuran antara laki-laki dan perempuan). Selain itu, jaraknya yang relatif dekat dari pondok memudahkan mobilisasi santriwati.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh seluruh jajaran asatizah serta Mudiroh Mutiara Muslimah. Kehadiran para pengasuh ini bukan sekadar pendampingan fisik, melainkan bagian dari program tarbiyah akhlak. Bagi Mutiara Muslimah, pendidikan karakter tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas, tetapi juga harus tercermin dalam setiap kegiatan luar ruangan (outdoor).

Menariknya, rihlah ini dikemas dengan biaya yang sangat terjangkau, yakni Rp 30.000 per santri. Biaya tersebut sudah mencakup transportasi, tiket masuk, gorengan, hingga makan siang dengan menu ayam goreng. Kebijakan biaya yang ekonomis ini merupakan komitmen pengasuh pesantren untuk tidak membebani kondisi finansial orang tua santri dengan biaya pendidikan yang tinggi.
“Selama lima tahun berdirinya Mutiara Muslimah, kami memang berkomitmen untuk tidak mengadakan rihlah ke luar kota yang membutuhkan biaya tinggi dan memberatkan ekonomi orang tua. Kami cukup memaksimalkan potensi wisata di dalam kota saja. Tujuannya adalah penyegaran sejenak, dan alhamdulillah dengan ini saja santriwati sudah sangat senang,” ungkap Ustazah Awanda selaku manajemen.
Kegiatan rihlah yang sederhana namun penuh makna ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah antar-santri serta memberikan energi positif bagi mereka untuk kembali fokus menghafal Al-Quran dan menuntut ilmu di pondok.